Wednesday, January 10, 2007

Tompel Kakak

Guruku bilang, manusia terbuat dari tanah? Aku bingung, bagaimana tanah liat bisa menjadi manusia. Kalau saja dia bilang terbuat dari kayu, mungkin aku bisa percaya. Bukankah sudah ada contoh manusia yang terbuat dari kayu? Pinokio, contohnya.

"Tapi, memang terbuat dari Tanah, Raya...," debat kakaknya.

Raya tetap bingung. Kalau terbuat dari tanah bagaimana dengan warna kulit manusia? Mana ada tanah yang warnanya putih, seperti kulit orang bule. Atau kuning langsat seperti kulit Uminya.

"Seperti membuat keramik, pasti pakai cat," pekik kakaknya tidak mau kalah. "Atau pakai pewarna lain."

Di cat? Siapa yang mencat? Ketika manuia belum ada, dan pertama kali diciptakan, apakah sudah ada orang yang menjual cat saat itu? Karena belum ada manusia, siapa yang menjual dan membuat cat tersebut?

"Mungkin sebelum membuat manusia, Tuhan membuat cat terlebih dahulu, biar bisa memilih warna sesuai dengan warna kulit manusia," timpal kakaknya lagi. "Makanya, kadang-kadang ada orang yang punya tompel. Ketika di buat dulu, mungkin dia keciprat cat warna hitam. Seperti ini, nih," kakaknya memperlihatkan tompel kecil di pahanya.






No comments: